Sunday, April 29, 2018

DAILY GOOD NEWS for YOU

 Bacalah: *1 Raja-Raja 12-13*

       *SEMAKIN ANDA MEMENTINGKAN DIRI SENDIRI, SEMAKIN ANDA MENJAUHKAN DIRI DARI ALLAH. DAN MENJADIKAN DIRI SEBAGAI ALLAH.* 

        _*1 Raja-Raja 12:28-30*_ (FAYH)  Atas anjuran para penasihatnya, Yerobeam membuat *dua patung anak lembu emas* dan berkata kepada umat Israel, "Kalian *tidak perlu susah-susah* pergi ke Yerusalem untuk beribadah kepada TUHAN. Mulai saat ini patung-patung *inilah allah-allah kalian* yang telah membebaskan kalian dari perbudakan di Mesir! " Satu patung anak lembu ditaruh di Betel dan yang satu lagi di Dan. Hal itu menyebabkan orang-orang berdosa, karena *mereka mulai menyembah patung*.

           _Kita semua memiliki potensi untuk berbuat seperti Yerobeam. Kita akan menyingkirkan orang lain bahkan Allah, demi kedudukan, jabatan, kekayaan atau popularitas._  *"Trials reveal your inner being: Am I serving God or do I want God to serve me?"*  "Cobaan hidup mengungkapkan keberadaan batin Anda: Apakah saya melayani Allah atau apakah saya ingin Allah melayani saya?"

   *Salam  _Good News_,* _Yusuf Gunawan_   *_Jika GOOD NEWS hari ini membuat wajah anda bergembira sehingga meriangkan hati anda, maka bagikanlah kepada orang lain, karena BERITA yang BAIK menyegarkan jiwa._* ( _adaptasi_ Amsal‬ ‭15:30‬, bimk)  *Soli Deo Gloria*

KUASA TANPA BATAS

 Bacaan: Yesaya 40:25-31 NATS: [Allah] yang menciptakan semua bintang itu dan menyuruh segenap tentara mereka keluar, sambil memanggil nama mereka sekaliannya (Yesaya 40:26)

             “Mengapa bintang tidak jatuh dari langit?” Seorang anak kecil mungkin menanyakan hal itu, tapi seorang ahli astronomi juga menanyakan hal yang sama. Dan keduanya memperoleh jawaban yang pada dasarnya sama: Sebuah kuasa atau energi yang misterius menahan segala sesuatu dan mencegah jagat raya ini jatuh berantakan.  Ibrani 1:3 memberi tahu kita bahwa Yesuslah yang menopang segala yang ada dengan firman-Nya. Dia adalah sumber dari segala energi yang ada, baik potensi ledakan yang terdapat dalam sebuah atom atau air dalam ceret yang mendidih di atas kompor.

             Energi itu bukanlah sekadar sebuah kekuatan yang tak berakal. Bukan. Allah adalah pribadi penuh kuasa yang menciptakan segala sesuatu dari ketiadaan, termasuk juga bintang-bintang (Kejadian 1; Yesaya 40:26).

            Dialah yang membelah Laut Merah dan membebaskan orang Israel dari perbudakan di Mesir (Keluaran 14:21,22). Dialah yang merancang kelahiran Yesus dari seorang perawan (Lukas 1:34,35), dan yang membangkitkan-Nya dari kematian serta mengalahkan maut (2 Timotius 1:10). Allah kita, satu-satunya Allah yang sejati, memiliki kuasa untuk menjawab doa, memenuhi kebutuhan kita, dan mengubah hidup kita. 

           Maka saat persoalan hidup begitu menekan, saat Anda menghadapi persoalan besar seperti Laut Merah, berserulah kepada Allah yang telah melakukan perbuatan-perbuatan ajaib dan menahan semua benda di tempatnya. Dan ingatlah bahwa tiada sesuatu hal yang mustahil jika kita bersama dengan Allah Yang Mahakuasa --Vernon Grounds   ALLAH LEBIH BESAR DARIPADA MASALAH TERBESAR KITA

Tuesday, April 24, 2018

Satu HARI SETIAP SAAT

SATU HARI SETIAP SAAT  Bacaan: Matius 6:25-34 NATS: Janganlah kamu khawatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari (Matius 6:34)  Seorang wanita tua yang sudah lemah terjatuh hingga tulang pinggulnya patah. Dokter berusaha menyembuhkannya sedapat mungkin, tetapi ia tahu wanita itu harus menjalani masa penyembuhan yang lama dan tidak mengenakkan.  Keesokan harinya, ketika sang dokter mengunjungi wanita itu di rumah sakit, ia mendapati wanita itu merasa sangat cemas. "Oh, dokter," tanyanya, "berapa lama saya harus berbaring di tempat tidur?"  Dengan bijaksana dan lemah lembut dokter itu menjawab, "Hanya satu hari, satu hari setiap saat!"  Jawaban yang bijak. Hal itu mengingatkan saya pada firman Tuhan Yesus. Dia mengajarkan hal yang sama saat berkata, "Janganlah kamu khawatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari" (Matius 6:34).  Bukan hanya itu, kita juga mesti ingat bahwa kesusahan esok hari mungkin saja tidak pernah terjadi. Seorang wanita saleh yang telah menjalani hidup cukup lama untuk mempelajari intisari kehidupan berkata, "Saya memiliki banyak kesulitan dalam hidup saya, tetapi sebagian besar kesulitan itu ternyata tidak pernah terjadi!"  Apakah Anda dibebani oleh kecemasan tentang apa yang akan terjadi di hari esok? Apakah masa depan Anda tampak suram dan penuh dengan kesukaran? Ingatlah bahwa anugerah dan bimbingan diberikan kepada kita bagai manna di padang gurun (Keluaran 16:4), satu hari setiap saat! -Henry G. Bosch   ALLAH MEMBERI ANUGERAH TEPAT SAAT KITA MEMERLUKANNYA

Monday, April 23, 2018

SAAT-SAAT TERAKHIR

Bacaan: Yohanes 19:16-18
NATS: Kata Yesus kepadanya, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus” (Lukas 23:43)

Kita melihat dua respons yang bertentangan terhadap Yesus, dari dua penjahat yang disalib di sisi-Nya: yang satu menghujat, yang lain percaya (Lukas 23:39-42). Kita bersukacita karena seorang penjahat itu bertobat dan Kristus berkata kepadanya, “Hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus” (ayat 43). Sampai saat ini pun Yesus menyelamatkan mereka yang benar-benar bertobat, bahkan “di saat-saat terakhir”.

Salah seorang yang diselamatkan di saat-saat terakhir adalah Lester Ezzell, seorang terpidana mati di Florida. Ketika mantan guru Sekolah Minggunya, Curtis Oakes, menempuh jarak 1.200 kilometer lebih untuk mengunjunginya, Lester berkata, “Anda masih belum menyerah, ya?” Meski Lester masih belum mau mendengarkan Injil, Curtis memberinya Alkitab Perjanjian Baru. Ia mendorong Lester untuk membacanya.

Lalu, Lester mulai menulis surat kepada Curtis. Surat pertamanya menceritakan pertobatannya. Surat terakhirnya ditulis pada awal tahun 1957. Bunyinya demikian, “Saat Anda menerima surat ini, barangkali saya sudah mati. Saya akan membayar segala kesalahan yang saya lakukan. Namun, ketahuilah, berkat Perjanjian Baru yang Anda berikan dan kasih karunia Allah, saya telah memimpin 47 orang untuk mengenal Yesus Kristus yang sanggup menyelamatkan. Saya hanya ingin berterima kasih karena Anda tak pernah menyerah untuk membawa saya kepada-Nya.”

Saat kita bersaksi kepada orang lain tentang Yesus Kristus, sebagian orang mungkin belum bertobat sampai saat-saat terakhir hidupnya. Jadi, jangan pernah menyerah --Joanie Yoder


SAAT ANDA MENGENAL KRISTUS
ANDA PASTI INGIN AGAR ORANG LAIN JUGA MENGENAL-NYA

Sunday, April 22, 2018

MENGHORMATI DAN MENGENANG

          Bacaan: Wahyu 5 NATS: Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian! (Wahyu 5:12)

         Pada 21 Maret 1969, Pasukan Marinir Amerika di Vietnam turun ke tepi sungai yang curam untuk mengisi tempat minum mereka. Saat mereka membungkuk ke air dengan kedalaman sekitar setengah meter, tiba-tiba daerah itu dihujani tembakan dan granat sehingga melukai beberapa orang. Menurut sebuah laporan, tanpa menghiraukan keselamatannya, seorang tentara menolong beberapa marinir. Meski dihujani peluru, ia terus saja bergerak memberi pertolongan sampai ia sendiri terluka dan tidak mampu lagi. 

         Dua puluh satu tahun kemudian, salah seorang marinir yang diselamatkan itu mendengar bahwa pnyelamatnya itu masih hidup. Sebab itu ia berencana memberikan penghargaan atas sikap kepahlawanan orang itu, yakni Jim Lahr, yang telah menjadi lumpuh dari pinggang ke bawah. Dengan hati yang penuh ucapan terima kasih, ia menyaksikan Jim menerima bintang jasa. 

        Saya amat tersentuh dengan keinginan marinir tersebut untuk memberikan penghargaan kepada orang yang telah menyelamatkan hidupnya. Hal itu membuat saya bertanya-tanya seberapa besar perasaan saya terhadap Dia yang telah membayar harga jauh lebih mahal untuk menyelamatkan hidup saya. Tak seorang pun layak menerima penghargaan seperti apa yang layak diterima Kristus. Tak seorang pun telah berkurban sedemikian besar. Tidak mengherankan jika seisi surga akan memuji-Nya dari selamanya sampai selamanya (Wahyu 5:12). 

        Bapa, ampuni kami karena tidak memberi penghormatan yang layak bagi Putra-Mu. Penuhilah diri kami dengan puji-pujian kepada-Nya -MRD II  

MANUSIA MUNGKIN LAYAK DIKAGUMI NAMUN HANYA KRISTUS YANG LAYAK DISEMBAH

PERJUMPAAN UNTUK TERAHIR KALINYA

Catatan Pdt. Ev. Dr.Erastus Sapdono, Sth, Mth.


             (Ketika jantungmu berhenti, tdk perlu dicemaskan)  _Saat sekarat, tdk perlu dicemaskan_

 Jgn perdulikan jasadmu yg akan hancur!! ...  Kaum beriman ... akan melaksanakan kewajiban mereka:

1. Melucuti pakaianmu.

2. Memandikanmu.

3. Meriasmu.

4. Menggalikan lubang lahatmu, menyiapkan tempat kremasimu

5. Mengeluarkanmu dari rumahmu.

6. Memanggulmu di atas pundak² mereka.

7. Mengantarkanmu ke tempat tinggalmu yg baru (kuburan), atau kremasi dan dalam sejam engkau telah menjadi debu


8. Orang-orang akan berdatangan merawat dan mengurus jenazahmu, bahkan banyak yg  meninggalkan pekerjaannya demi utk penguburanmu, atau kremasimu


9. Perabotan2mu akan segera diurus dan berpindah tangan: - kunci2 kendaraan dan rumah - tas - buku2 - handphone - sepatu - pakaian  Apabila keluargamu baik, mereka menyedekahkannya agar bermanfaat untukmu.


  *Yakinlah!!!* bahwa:

~Dunia tdk sedih krn kematianmu !

~Alam semesta tdk berduka atas kepergianmu !

~Segala sesuatu akan berjalan seperti biasa dan tdk berubah dgn perpisahanmu!! ~Perekonomian akan terus berputar!

~Pekerjaanmu, akan digantikan org lain! Hartamu akan pindah tangan secara halal kpd ahli waris!


Sementara *Anda yg akan dihakimi* atas segala sesuatu hingga perkara yg sederhana dan kecil!!  Yg pertama lepas darimu adalah namamu.. Saat Anda meninggal dunia: Orang2 bertanya :

_*Dimana mayatnya ?*

_ Mereka tdk memanggilmu dgn namamu!!  Namamu tinggal kenangan belaka.  Ketika mereka akan mendoakanmu ditempat ibadah, mereka bilang :

_*Bawa sini jenazahnya!!!*

_  Mereka tdk menyebutkan namamu.

*Betapa cepat namamu hilang berlalu....

*  Karena itu...  Jgn tertipu oleh kehormatan dan kelebihan kelompokmu...!!

_ Jgn terperdaya oleh kedudukan dan keturunanmu...!!

*Alangkah sepelenya dunia ini... dan betapa besar apa yg akan kita hadapi...*


Kesedihan orang atas kepergianmu ada tiga macam:

1. Orang yg mengenalmu sepintas akan mengatakan:  _*Kasihan... !!*

2 . Teman dan sahabatmu akan bersedih beberapa saat atau beberapa hari, kemudian mereka  kembali pada rutinitas dan  canda tawa mereka..

3. Kesedihan mendalam di rumah...  Keluargamu akan bersedih sepekan... satu-dua bulan atau hingga satu tahun...  Kemudian mereka akan meletakkanmu dalam album kenangan...


Demikianlah... Kisahmu di antara manusia telah berakhir...  Anda hanya tinggal  *ALBUM KENANGAN*  Kisahmu yg sebenarnya baru dimulai... bersama sesuatu yang nyata, yaitu:  *Alam keabadian*  Telah lepas darimu:

1. Kecantikan/ketampanan

2. Harta

3. Kesehatan

4. Anak

5. Rumah.

6. Istri/suami


*Kehidupanmu yg sesungguhnya baru dimulai*


Pertanyaannya sekarang adl :

*Apa yg telah Anda siapkan utk hari akhirmu ?????*  *Ini adalah KENYATAAN yg perlu direnungkan!!*

*Check ibadahmu...

*Check Amalmu

*Check perilaku dan tingkah polahmu  Mari bertobat, ayo dekatkan diri kita padaNYA, berbuatlah kebaikan dgn tulus, carilah berkat utk bekal kehidupan kekal ....  Tuhan melihat hati ....

*Semoga Kita semua selamat!*  🌷GBU🌷

Friday, April 20, 2018

ANDA BERARTI BAGI ALLAH

 Bacaan: Lukas 15:3-7 NATS: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dombaku yang hilang itu telah kutemukan (Lukas 15:6)

       Seorang pengarang Amerika bernama Julia Ward Howe dikenang terutama karena puisinya berjudul Battle Hymn of The Republic (Himne Pertempuran Bagi Republik). Menurut putrinya, Howe pernah mengundang kawannya, senator AS bernama Charles Sumner untuk menemui seorang aktor muda yang sedang naik daun. Namun, kawannya itu menolak undangannya. Ia berkata, “Buat apa saya menemuinya. Tak ada gunanya saya memperhatikan orang lain.”

        Julia kemudian menulis dalam buku hariannya, “Syukurlah, Allah Yang Mahakuasa tidak seperti kawan saya itu. Dia masih sudi memperhatikan manusia.”  Tidakkah Anda gembira karena Tuhan masih sudi memperhatikan manusia? Bahkan sesungguhnya, Bapa surgawi kita memperhatikan masing-masing pribadi.

          Menurut Yesus, Bapa itu seperti gembala yang setia. Dia meninggalkan kawanan dombanya yang berjumlah 99 ekor di tempat yang aman dan terlindung, dan dengan penuh pengurbanan pergi mencari seekor domba-Nya yang tersesat (Lukas 15:4-6). Karena itu, untuk membantu kita memahami kasih Allah yang dalam kepada setiap manusia, Yesus menyatakan bahwa setiap helai rambut di kepala kita pun terhitung oleh-Nya (Matius 10:30). Sungguh luar biasa, Gembala kita yang agung bahkan memberi hidup-Nya bagi kita, domba-domba-Nya (Yohanes 10:11). 

       Apakah Anda bagaikan seekor domba yang hilang, yang membutuhkan Yesus Sang Gembala untuk menyelamatkan Anda? Berserulah kepada-Nya hari ini juga, dan izinkan Dia menyelamatkan Anda. Ingatlah, Anda sangat berarti bagi Allah --Vernon Grounds 

 PADA SAAT BERTEMU DENGAN KRISTUS KITA AKAN SADAR BAHWA KITA ADALAH DOMBA YANG HILANG